Terancam Masuk Daftar Hitam
Pemerintah China, Nicholas Tse Mencabut Kewarganegaraan Kanadanya
Aktor dari film Raging
Fire, Nicholas Tse menyatakan bahwa ia sedang dalam proses pencabutan kewarganegaraan
Kanadanya di Program China Central Television (CCTV) pada Minggu, 5 September
lalu.
Ayahnya, Patrick Tse juga
mendukung penuh keputusan yang diambil oleh anaknya, begitu pula dengan
agensinya. Patrick Tse mengaku bahwa ia memindahkan anak-anaknya ke Kanada
dengan tujuan agar mereka dapat berjuang mengejar hidupnya sendiri tanpa
perlakuan khusus di Hong Kong yang mana Ayahnya sudah terkenal sebagai Aktor.
Penyanyi Nicholas ini
mengaku bahwa ia kerap menemukan komentar pada film yang sedang dibintanginya,
yang mana komentar tersebut berisikan pertanyaan-pertanyaan terhadap
kewarganegaraan Nicholas. Selain itu, ditemukan juga komentar yang menyatakan
Nicholas adalah orang Kanada.
Aktor berusia 41 tahun
ini merasa bingung dan mengaku komentar-komentar tersebut membuat jantungnya
berdetak kencang, “Saya bertanya-tanya mengapa mereka mengatakan itu,” ujarnya.
Nicholas mengaku bahwa ia
adalah warga negara China. Ia akan selalu menjadi warga negara China karena ia
lahir di Hong Kong dan mempunyai cita-cita ingin menyebarluaskan budaya
Tiongkok ke seluruh dunia. “Baik itu makanan, musik, atau film aksi, saya
memiliki kemauan dan tanggung jawab untuk menyebarkan budaya Tiongkok ke
seluruh dunia,” katanya.
Kabarnya, Nicholas akan
masuk ke dalam daftar hitam pemerintah. Hal tersebut tentunya akan berdampak
pada industri hiburan yang mana bidang tersebut merupakan pekerjaan Nicholas
itu sendiri.
Nicholas Tse lahir pada
1980 di negara yang tidak memperbolehkan warganya mempunyai dua
kewarganegaraan. Sedangkan saat Nicholas pindah ke Kanada, ia diperbolehkan
mempunyai dua kewarganegaraan sekaligus.
Namun, jika ingin menjadi
warga negara Tiongkok Daratan, ia harus melepas kewarganegaraan asingnya. Maka
dari itu, ia akan melepas kewarganegaraan Kanadanya demi menjaga
kewarganegaraan aslinya.
Comments
Post a Comment